Cara Menghilangkan Jerawat Pasir di Dahi

Posted on 3 views

Cara Menghilangkan Jerawat Pasir di Dahi – Membahas kesehatan kulit tidak akan lepas dari bagaimana mencegah timbulnya jerawat, atau bagaimana cara mengobati secara alami jerawat di wajah. Hal ini sangat berkaitan karena kecantikan kulit sangat terpengaruh akan adanya jerawat pada wajah, termasuk jerawat pasir. Jenis jerawat ini jika dari kejauhan tidak nampak namun kulit terasa kasar seperti adanya pasir, dari sinilah jenis jerawat ini disebut dengan nama jerawat pasir untuk dibedakan dengan jenis jerawat batu.

Jerawat pasir sering ditemui muncul di sekitar dahi, cara menghilangkan jenis jerawat ini tidak sulit tetapi tidak juga mudah karena sangat bergantung dari jenis kulit dan daya tahan tubuh yang berbeda-beda. Jerawat pasir merupakan jenis jerawat yang mempunyai bentuk kecil-kecil, bergerombol dan muncul dalam jumlah yang banyak. Peradangan yang terjadi di jerawat pasir tidak nampak jelas seperti yang terjadi pada jerawat batu. Jadi terkadang banyak yang salah mengartikannya sebagai komedo karena jika dipencet akan mengeluarkan butiran kecil berwarna putih yang mirip nasi.

Jerawat pasir bukan jenis penyakit yang berbahaya namun tentunya sangat menjengkelkan apalagi berhubungan dengan penampilan. Di artikel ini mencoba membahas beberapa cara yang aman dan alami untuk mengatasi jerawat pasir yang sedang menyerang anda termasuk cara menghilangkan jerawat pasir di dahi.

Penyebab Jerawat Pasir

Sebelum kita masuk ke bahasan bagaimana cara menghilangkan jerawat pasir secara alami, perlu kita ketahui berbagai faktor yang diketahui menjadi penyebab penyakit ini:

  • Stress dan Faktor Hormonal

Komedo dan jerawat akan timbul disebabkan oleh salah satu faktor penting yaitu meningkatnya produksi hormon testoteron baik pada wanita maupun pria. Jerawat timbul akibat terangsangnya kalenjar minyak sebaceous gland untuk memproduksi minyak kulit atau dinamakan sebum secara berlebihan.Peningkatan hormon testoteron ini banyak terjadi dikarenakan stress, suatu kondisi dimana adanya bentuk ketegangan dari fisik, psikis, emosi maupun mental. Bentuk ketegangan ini akhirnya mempengaruhi ritme dan kinerja keseharian seseorang. Stress dapat juga membuat produktivitas menurun, rasa sakit dan gangguan-gangguan mental. Intinya, stress adalah sebuah bentuk ketegangan, baik fisik maupun mental.

  • Faktor Kelenjar minyak

Kelenjar minyak yang terlalu aktif juga menjadi faktor pencetus timbulnya jerawat. Minyak yang telalu banyak di wajah kerap memperparah kondisi jerawat apalagi malah untuk membersihkan wajah sehabis berkegiatan di luar. Kulit yang berminyak tidak bisa dihindari karena bisa dimiliki oleh semua perempuan dan laki-laku dari usia muda hingg lanjut. Kulit berminyak akan sangat mudah dikenali dengan terlihatnya permukaan kulit yang cenderung mengkilap.

  • Faktor keturunan

Selain itu faktor penyebab timbulnya jerawat pasir di dahi juga dikarenakan faktor keturunan dari orang tua. Perhatikan orang tua atau saudara dari orang tua apakah ada yang memiliki masalah dengan jerawat yang parah. Sehingga untuk itu perlu lebih berhati-hati untuk merawat kebersihan kulit wajah terutama setelah beraktifitas di luar, ataupun jika menggunakan kosmetik maka harus segera dibersihkan paling lambat sebelum tidur malam.

Pengobatan jerawat seyogyanya perlu memperhatikan faktor-faktor yang disebutkan di atas. Hal ini sangat openting diketahui untuk menghindari timbulnya jerawat kembali di wajah, pengontrolan atas faktor-faktor pencetus seperti yang disebutkan di atas sangat perlu dilakukan.

Pengobatan untuk jerawat sendiri memerlukan kesabaran, mengubah pola makan dengan mengendalikannya lebih baik, pengendalian terhadap stress, membersihkan kulit wajah dan lain sebagainya.
Meskipun demikian masih banyak pendapat yang memperdebatkan pengaruh makanan terhadap kemungkinan timbulnya jerawat, karena banyak penelitian yang menyatakan hasilnya masih bersifat individual. Namun hal ini semoga tindak menjadi sandaran yang berlebihan bagi seseorang untuk mengesampingkan pola konsumsi makanan sebagai pencetus timbulnya jerawat di wajah. Karena dengan diet rendah lemak, rendah karbohidrat dan konsumsi produk susu yang terkontrol mampu untuk menghindari kemungkinan timbulnya jerawat di wajah.

Misalnya dengan konsumsi makanan rendah karbohidrat yang dapat mempengaruhi kontrol hormonal pada jerawat sehingga jerawat dapat membaik. Demikian juga dengan kadar gula dalam darah yang terkontrol dapat memperbaiki kondisi berjerawat. Juga dengan konsumsi produk susu dan juga makanan berlemak sebaiknya juga dihindari. Dengan mengurangi konsumsi makanan-makanan ini dapat mengurangi terjadinya peningkatan minyak dalam kelenjar sebasea kulit sehingga menurunkan peluang untuk memicu terjadinya jerawat.

Kurangi atau Hindari Makanan Berlemak

Makanan yang digoreng dan makanan yang berlemak perlu untuk dikurangi dalam konsumsi sehari-hari, karena jika dikonsumsi terlalu banyak dapat meningkatkan produksi minyak di kulit. Untuk itu makanlah makanan segar yang rendah lemak trans dan lemak jenuh seperti yoghurt tanpa lemak dibandingkan yoghurt manis yang ditambahi susu. Juga lebih baik mengkonsumsi produk olahan ikan atau unggas tanpa kulit dibandingkan ayam goreng.

Kurangi Makanan Pedas

Makan jika tidak pedas rasanya kurang afdol bukan?, namun pernahkah terpikirkan jika setalah mengkonsumsi makanan pedas, maka kulit wajah cenderung menjadi mengkilap?, hal ini dikarenakan makanan pedas dapat mengingkatkan produksi minyak wajah di wajah kita. Jadi lebih baik kurangi konsumsi makanan yang diolah terlalu pedas atau terlalu banyak bumbu.

Selain mengurangi konsumsi makanan berlemak, yang digoreng dan makanan pedas. Konsumsi makanan pencegah kulit berminyak juga sangat disarankan, seperti berikut di bawah ini:

  1. Jeruk. Buah jeruk mengandung zat aktif antioksidan yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, dan kandungan vitamin C-nya juga berlimpah. Serta memiliki daya serat tinggi dan kandungan air yang sangat mudah dicerna oleh tubuh. Konsumsi buah jeruk atau dijadikan juss jeruk tanpa gula dapat memaksimalkan kesehatan kulit. Hal ini akan berimbas sebagai salah satu cara menghilangkan jerawat pasir di dahi.
  2. Air putih. Air putih meskipun sepertinya hal yang sepele saat digunakan untuk menghilangkan jerawat pasir, ternyata memiliki manfaat yang bagus yaitu untuk menghindari tubuh terkena dehidrasi yang akan sangat berpengaruh pada kesehatan kulit. Gantilah minum minuman manis dan bersoda dengan air putih. Jangan lupa juga untuk mengkonsumsi teh hijau tanpa gula yang mengandung zat anti oksidan yang sangat tinggi yang mampu mencegah kerusakan pada kulit.
  3. Suplemen. Jika dirasa belum cukup bahan-bahan alami sebagai penghilang jerawat pasir di dahi, dapat juga dengan mengkonsumsi tambahan suplemen yang mempunyai kandungan menjaga kulit tetap lembab dan elastis. Suplemen yang mengandung astaxanthin, vitamin C dan E dapat membantu memperbaiki struktur kolagen pada kulit yang rusak karena timbulnya jerawat di wajah serta memberi pasokan nutrisi ke kulit.

Jika jerawat pasir sudah menyerang di wajah maka perlu dilakukan pengobatan yang didasarkan pada bagaimana cara mengurangi produksi minyak, mempercepat proses pergantian sel kulit, mengurangi peradangan, dan melawan infeksi bakteri ke pori-pori kulit. Obat jerawat di apotik yangbisa digunakan adalah yang mengandung retinoic acid, benzoyl peroksida, dan antibiotik topikal serta oles. Dalam proses menghilangkan jerawat menggunakan obat di apotik diperlukan waktu sekitar 4-6 minggu pertama untuk mendapatkan efek dari obat tersebut. Selain itu pengobatan dari dalam juga perlu dilakukan dengan meminum obat-obatan minum yang diresepkan oleh dokter berdasarkan tingkat keparahan jerawat.

Kebersihan wajah harus dijaga, basuh muka dengan sabun muka khusus untuk jerawat atau jika tidak ada gunakan sabun bayi paling minim 2 kali dalam sehari, bisa lebih jika berkeringat akibat aktivitas tinggi. Jadi diharapkan jika wajah terkena jerawat pasir, maka gunakanlah sabun yang cocok untuk wajah berjerawat dan kondisi wajah.

Pengobatan wajah berjerawat pasir secara kimiawi atau topikal dapat menggunakan obat yang ada di apotik yang mengandung retinoic acid yang dioleskan setiap hari pada malam hari. Retinoc Acid juga mampu pengecilkan pori-pori dan mencerahkan kulit selain untuk mengobati komedo dan jerawat. Namun perlu diketahui saat awal pengobatan jerawat dapat muncul semakin banyak, kulit menjadi memerah serta mengelupas, namun penggunaan obat tidak boleh berhenti karena harus tetap dilanjutkan sampai minimal 3 bulan, kalau perlu seterusnya. Untuk hasil yang lebih baik gunakan sunblock dengan SPF minimal 30 jika harus berkegiatan di luar, jika tidak hindari paparan sinar matahai secara langsung.

Jika jerawat pasir semakin meradang dan membesar hingga berubah menjadi jerawat batu maka perlu disuntik dengan suntikan kortikosteroid. Namun sekali lagi, pengobatan jerawat atau terapi penggunaan obat harus atas indikasi dan berada di bawah pengawasan dokter.

Sekali lagi, pencegahan lebih baik dibandingkan pengobatan. Untuk itu lebih lakukan tindakan pencegahan jerawat di wajah dengan berbagai obat alami yang murah dan bisa dilakukan sendiri di rumah. Karena jika sudah terserang jerawat, maka proses penyembuhannya akan membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit termasuk tergerusnya rasa percaya diri akibat jerawat di wajah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *